Deretan Momen Terbaik Wakil Asia di Piala Dunia FIFA

Dari debut pertama di Piala Dunia hingga rangkaian kemenangan mengejutkan atas unggulan dunia, inilah deretan momen terbaik Asia di panggung dunia.

FIFA

Sejak edisi pertamanya, Piala Dunia FIFA kerap diceritakan melalui lensa dominasi Eropa dan Amerika Selatan. Namun, di balik era kejayaan para raksasa tersebut, tim-tim Asia secara bertahap menyisipkan kisah mereka sendiri—lewat debut bersejarah, kemenangan tak terduga, hingga pencapaian yang perlahan menggeser persepsi global terhadap sepak bola Asia. Dari kemunculan pertama di era pra-Perang Dunia kedua hingga rangkaian kejutan di abad ke-21, Asia telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan Piala Dunia, menorehkan cerita dengan ritme dan karakter yang khas. FIFA merangkum momen-momen terbaik yang menandai perjalanan para wakil benua Asia.

1938: Hindia Belanda sebagai Langkah Pertama Asia di Panggung Dunia

Piala Dunia FIFA 1938 di Prancis mencatat sebuah tonggak yang sering luput dari ingatan global. Untuk pertama kalinya, Asia hadir di putaran final Piala Dunia melalui Hindia Belanda, yang kini dikenal sebagai Indonesia. Kehadiran mereka bukan hanya sekadar partisipasi, melainkan simbol awal keterlibatan Asia dalam kompetisi sepak bola tertinggi dunia, pada era ketika perjalanan lintas benua masih merupakan tantangan besar.

Hindia Belanda yang dipimpin pelatih asal Belanda, Johan Mastenbroek langsung menghadapi tantangan berat dalam format gugur, kalah 6-0 dari Hongaria yang kala itu merupakan salah satu kekuatan utama Eropa. Meski hanya memainkan satu pertandingan, kehadiran mereka tercatat secara permanen dalam sejarah FIFA sebagai wakil Asia pertama di Piala Dunia.

1966: Kisah Ikonik Korea Utara

Hampir tiga dekade setelah debut Asia pertama, Piala Dunia 1966 di Inggris menjadi panggung bagi salah satu kisah paling ikonik dalam sejarah turnamen. Korea Utara, yang saat itu nyaris tidak dikenal di peta sepak bola global, datang sebagai underdog mutlak. Namun dalam satu malam bersejarah di Middlesbrough, mereka mengalahkan Italia 1-0 berkat gol Pak Doo-ik, sebuah hasil yang mengguncang dunia sepak bola.

Korea DPR players line up prior to a match against Italy at the 1966 FIFA World Cup

Kemenangan tersebut mengantarkan Korea Utara ke perempat final, menjadikan mereka tim Asia pertama yang mencapai fase tersebut. Bahkan saat menghadapi Portugal di babak delapan besar, Korea Utara sempat unggul 3-0 sebelum akhirnya kalah 5-3 dari tim yang dipimpin Eusebio.

1994: Debut dan Gebrakan Arab Saudi

Jika ada debut Asia yang langsung mengubah persepsi global, maka Arab Saudi di Piala Dunia 1994 adalah salah satunya. Tampil untuk pertama kali di Amerika Serikat, Arab Saudi tidak hanya lolos dari fase grup, tetapi juga melaju ke babak 16 besar, sebuah pencapaian langka bagi debutan dari Asia pada era tersebut.

Perjalanan itu dipertegas oleh gol legendaris Saeed Al-Owairan melawan Belgia—sebuah solo run panjang yang kemudian disejajarkan dengan gol-gol terbaik dalam sejarah Piala Dunia.

2002: Sejarah Tertinggi Asia Tercipta

Piala Dunia 2002, yang diselenggarakan bersama oleh Korea Selatan dan Jepang, menjadi titik balik terbesar dalam sejarah sepak bola Asia. Sebagai tuan rumah, Korea Selatan tampil melampaui semua ekspektasi dengan menyingkirkan Italia dan Spanyol di fase gugur sebelum akhirnya melaju ke semifinal.

Pencapaian ini menjadikan Korea Selatan sebagai tim Asia dengan prestasi tertinggi sepanjang sejarah Piala Dunia, sebuah rekor yang masih bertahan hingga kini. Catatan penting lainnya, edisi 2002 juga menandai pertama kalinya Piala Dunia digelar di Asia, memperkuat posisi benua ini dalam ekosistem sepak bola global.

Remembering Korea-Japan 2002: The Tournament Begins - The Asian Game

2018: Korea Selatan Pulangkan Juara Bertahan

Di Rusia pada Piala Dunia 2018, Korea Selatan kembali menjadi pusat perhatian dunia, kali ini lewat satu hasil yang berdampak global. Kemenangan 2–0 atas Jerman, sang juara bertahan, di laga terakhir fase grup menjadi salah satu momen paling mengejutkan turnamen.

Hasil tersebut menyingkirkan Jerman dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah partisipasi mereka di turnamen global.
Germany Crashes Out of World Cup With a Loss to South Korea - The New York  Times

2022: Qatar dan Era Rekor Asia

Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi perayaan sekaligus pembuktian kemajuan sepak bola Asia. Untuk pertama kalinya, turnamen digelar di Timur Tengah, dengan Qatar tampil sebagai tuan rumah debutan. Lebih dari itu, edisi ini mencatat sejarah ketika tiga tim Asia lolos dari fase grup—Jepang, Australia, dan Korea Selatan.

Saudi Arabia declares public holiday after shock World Cup win over  Argentina - Peoples Gazette Nigeria

Turnamen ini dipenuhi kejutan: Jepang mengalahkan Jerman dan Spanyol, sementara Arab Saudi menumbangkan Argentina yang datang dengan rekor 36 laga internasional tak terkalahkan sebelum kemudian keluar sebagai juara dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *