Irak Taklukkan Bolivia untuk Mengamankan Tiket ke Piala Dunia

Lions of Mesopotamia lolos untuk pertama kalinya dalam 40 tahun berkat gol-gol yang dicetak di awal masing-masing babak, oleh Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein.

FIFA

Irak 2-1 Bolivia

Gol Irak: Ali Al-Hamadi (10), Aymen Hussein (53) Gol Bolivia: Moises Paniagua (38)

Empat dekade lalu, di tanah Meksiko, Irak terakhir kali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. Di tanah yang sama pula mereka memastikan tiket kembali ke Piala Dunia FIFA, setelah mengalahkan Bolivia 2-1 di final Turnamen Play-Off FIFA.

900 kilometer di utara ibu kota, tempat Ahmed Radhi dan kawan-kawan tersingkir dari Meksiko 1986, di Monterrey-lah Ali Al-Hamadi dan Aymen Hussein membantu Irak mengamankan tiket ke-48 dan terakhir ke ajang bergengsi dunia tersebut.

Gol pembuka Irak dicetak oleh Amir Al Ammari yang tampil mengesankan, tendangan bebas kerasnya, yang dengan gemilang ditepis oleh Guillermo Viscarra ke atas mistar gawang, menghasilkan tendangan sudut yang disundul tepat ke kepala Al-Hamadi. Penyerang berusia 24 tahun yang berbasis di Inggris ini, yang sempat diragukan tampil karena cedera menjelang pertandingan, mengarahkan sundulan melewati Viscarra untuk memberikan keunggulan awal yang menenangkan bagi the Lions of Mesopotamia.

Bolivia's forward #13 Moises Paniagua celebrates scoring his team's first goal during the 2026 FIFA World Cup qualifiers final playoff football match between Iraq and Bolivia at the BBVA Stadium in Guadalupe, Nuevo Leon state, Mexico, on March 31, 2026. (Photo by Julio Cesar AGUILAR / AFP via Getty Images)

Setelah gagal sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan, gol penyama kedudukan Bolivia tercipta saat Moises Paniagua menyelinap masuk untuk mengontrol bola hasil tendangan Ramiro Vaca yang melenceng, lalu berputar dan melepaskan tendangan keras yang melewati Ahmed Basil.

Kiper Irak itu harus tetap waspada untuk menepis tendangan melengkung Miguel Terceros ke atas mistar gawang menjelang akhir babak pertama, sebelum mereka kehilangan Youssef Amyn akibat cedera tak lama setelah babak kedua dimulai.

Penggantinya, Marko Farji, langsung memberikan dampak. Baru 60 detik setelah masuk, penyerang yang bermain di Italia itu berlari mengejar umpan lambung dari Zaid Tahseen dan mengoper ke Hussein untuk diselesaikan dengan tendangan melengkung dari area antara kotak enam yard dan titik penalti.

Iraq's forward #18 Aymen Hussein (C) celebrates scoring his team's second goal during the 2026 FIFA World Cup qualifiers final playoff football match between Iraq and Bolivia at the BBVA Stadium in Guadalupe, Nuevo Leon state, Mexico, on March 31, 2026. (Photo by Julio Cesar AGUILAR / AFP via Getty Images)

Mohanad Ali sempat memiliki peluang untuk mencetak gol penentu di menit-menit akhir, namun karena Bolivia tak mampu menembus pertahanan Irak yang kokoh, peluit akhir pertandingan menandai berakhirnya laga kualifikasi ke-899 ini dengan kegembiraan di pagi buta bagi para pendukung di Baghdad dan sekitarnya.

Setelah memastikan tiket ke Monterrey, perhatian Irak kini beralih ke turnamen utama di mana Prancis, Senegal, dan Norwegia menanti di Grup I. Hal ini akan membuat Graham Arnold bergabung dengan kelompok pelatih terpilih yang pernah memimpin dua negara berbeda dari konfederasi yang sama di Piala Dunia.

Bagi 46 juta warga Irak, setelah sembilan kampanye kualifikasi yang gagal dan perjalanan 21 pertandingan menuju Amerika Utara, penantian panjang untuk tampil di panggung global akhirnya berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *