Ostiana: FIFA Series Merupakan Keberhasilan Besar bagi Aruba

Aruba menjadi salah satu pemenang utama di FIFA Series 2026, dan gelandang andalan Rovien Ostiana yakin hal ini dapat membuka peluang yang lebih besar bagi tim asal Karibia tersebut.
FIFA

Antusiasme yang terpancar dari Rovien Ostiana asal Aruba sungguh tak bisa diabaikan. Top skor sepanjang masa dalam sejarah negara Karibia ini masih tersenyum lebar lebih dari seminggu setelah timnya menjuarai FIFA Series 2026 Rwanda.

Aruba mengalahkan tim dari Asia, Macau dan tim Eropa, Liechtenstein masing-masing dengan skor 4-1 untuk merebut gelar paling bergengsi mereka. Turnamen ini merupakan kesuksesan besar bagi tim kepulauan tersebut dan bisa jadi menjadi katalisator bagi prestasi yang lebih besar di masa depan.

Ostiana baru-baru ini berbincang dengan FIFA mengenai kemenangan mereka di Rwanda, masa depan sepak bola Aruba, dan upaya untuk mengikuti jejak Curacao.

FIFA: Bagaimana rasanya menjadi bagian dari FIFA Series?

Rovien Ostiana: Ini adalah pertama kalinya kami pergi ke Afrika, dan kami berangkat ke sana dengan niat untuk bertanding dalam dua pertandingan melawan dua negara yang biasanya tidak pernah kami hadapi. Bagi kami, bagi semua orang, ini adalah pengalaman baru. Kami pergi ke sana dengan perasaan yang baik, semangat yang tinggi. Kami tidak tahu bahwa kami akan bertanding untuk memperebutkan piala atau bahwa kami akan mendapatkan hadiah apa pun jika menang. Segalanya berubah begitu kami mendengar bahwa kami bisa membawa pulang hadiah atau piala, jadi saya bisa mengatakan 100 persen bahwa FIFA Series merupakan kesuksesan besar bagi Aruba.

Sama seperti Curacao dan Suriname, apakah Aruba bisa mendatangkan beberapa pemain keturunan tersebut untuk memperkuat tim nasionalnya?

Saya 100 persen yakin akan hal itu, dan itulah yang mulai kami sadari sekarang. Para pemain yang keluar dari skuad Curacao mulai bergabung dengan Aruba sekarang karena mereka memiliki kakek-nenek yang tinggal di Aruba atau mereka setengah Aruba, setengah Curacao. Hal yang sama terjadi pada skuad Suriname. Saya pikir di situlah kekuatan kami sekarang; bahwa kami harus mencari pemain setengah Belanda, setengah Aruba yang memiliki keterikatan dengan sepak bola Belanda. Itu akan membuat kami lebih baik.

KIGALI, RWANDA – MARCH 29: A general view during the FIFA Series 2026 match between Aruba and Leichenstein at Kigali Pele Stadium on March 29, 2026 in Kigali, Rwanda. (Photo by Emma Rurangwa/FIFA)

Menurut Anda, apakah FIFA Series merupakan titik balik bagi Aruba?

Ya, saya benar-benar yakin itu bisa terjadi. Dan ini juga untuk para pemain muda yang saat ini masih berada di akademi, karena di tim kami pun ada beberapa pemain yang masih bermain di level U-19 atau U-23 di klub mereka. Mereka kini menyadari bahwa kita memang bisa meraih gelar juara. Kita bisa mengalahkan negara-negara seperti Liechtenstein. Jika bermain dengan sepenuh hati seperti yang kami lakukan di Rwanda, segalanya mungkin. Itulah motto kami saat ini: segalanya mungkin jika bermain dengan sepenuh hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *