Dengan cuplikan, kutipan, statistik, fakta menarik, dan harapan untuk tahun 2026, FIFA menyoroti bintang muda Jerman, Florian Wirtz.
Sebagai pemain kelas dunia yang tak perlu diragukan lagi, Florian Wirtz memadukan keterampilan menggiring bola yang luar biasa dengan kecerdasan taktik sepak bola yang menonjol serta stamina yang luar biasa; ia memiliki semua modal untuk mencuri perhatian di Piala Dunia FIFA 2026.
Bukti betapa tinggi penghormatan Julian Nagelsmann terhadap maestro lini tengah ini adalah fakta bahwa sang pelatih telah menyusun tim Jerman yang berpusat di sekelilingnya, memberinya kebebasan untuk bergerak dan menampilkan keajaibannya. Pada hari-harinya yang terbaik, pemain berbakat ini bisa menjadi tak terhentikan, mengendalikan jalannya pertandingan, menciptakan peluang saat menguasai bola, dan tidak memberi lawan waktu untuk bernapas.
Pencapaian dan kelebihan
Catatan keseluruhan mantan bintang akademi Cologne ini untuk tim nasionalnya cukup menggembirakan: dalam 39 penampilan, ia telah mencetak sepuluh gol dan 11 assist. Hal ini merupakan kelanjutan dari perkembangan yang sangat menjanjikan dalam jenjang tim nasional Jerman, yang mencapai puncaknya dengan gelar juara di Kejuaraan Eropa U-21 UEFA 2021, di mana gelandang serang yang saat itu berusia 18 tahun itu menjadi salah satu kontributor utama.
Di level klub, sang pengatur permainan memainkan peran kunci dalam perjalanan Leverkusen meraih gelar Bundesliga pertama sepanjang sejarah pada musim 2023-24 di bawah asuhan Xabi Alonso, yang bisa dibilang sebagai sosok paling berpengaruh dalam kariernya hingga saat ini. Itu terbukti menjadi musim impian bagi Wirtz dan rekan-rekannya, yang meraih gelar ganda domestik dengan mengangkat trofi Piala Jerman (mereka kemudian mengubahnya menjadi treble dengan menjuarai Piala Super), dengan kekalahan dari Atalanta di final Liga Europa UEFA sebagai satu-satunya noda dalam catatannya.
Setelah mencetak 57 gol dan 65 assist hanya dalam 197 pertandingan untuk Leverkusen, Wirtz pindah ke Liverpool dengan nilai transfer yang sangat besar, menjadi pemain dengan biaya transfer terbesar kedua dalam sejarah Bundesliga (setelah Ousmane Dembele).
Pengakuan
“Apa yang membuat Lionel Messi begitu hebat? Dia tahu cara dan waktu yang tepat untuk melakukan umpan-umpan sederhana. Sepak bola bukan hanya soal aksi-aksi spektakuler: kamu harus bisa memilih opsi terbaik dan paling cerdas. Florian bisa melakukannya, itulah sebabnya dia adalah pemain kelas atas.” Xabi Alonso
“Dia sama persis dalam kehidupan sehari-hari seperti yang terlihat di lapangan. Dia cerdas dan, selain itu, dia orang yang baik.” Jeremie Frimpong
“Saya pasti senang sekali bisa bermain bersama anak ini.” Steven Gerrard “Yang membedakannya adalah dedikasinya, mampu mencakup area yang begitu luas dan bekerja sekeras itu sebagai gelandang serang kiri sungguh luar biasa.” Arne Slot
“Kami adalah teman baik dan selalu senang bermain bersama. Kami sangat kompak dan selalu saling mendukung.” Jamal Musiala
“Saat menguasai bola, saya sangat mengagumi kreativitas dan keberaniannya. Selain itu, Flo adalah pemain yang sangat pekerja keras dan selalu aktif bergerak. Dia jauh berbeda dari tipikal pemain nomor 10 yang hanya bersinar saat menguasai bola; dia benar-benar bekerja keras.” Julian Nagelsmann
“Flo adalah talenta yang langka, hanya muncul sekali dalam seabad. Kalau ada yang khawatir tentang dia, tak perlu takut. Dia pasti akan sukses!” Jurgen Klopp
Statistik
Wirtz mencetak gol tercepat sepanjang sejarah Jerman dalam laga persahabatan menjelang Piala Eropa UEFA melawan Prancis pada Maret 2024, memecah kebuntuan hanya dalam waktu delapan detik. Tiga bulan kemudian, Wirtz menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Die Mannschaft di ajang bergengsi tingkat benua tersebut saat ia mencetak gol ke gawang Skotlandia.
Pemain muda berbakat ini mencatatkan namanya dalam buku sejarah Bundesliga untuk pertama kalinya saat ia mencetak gol pertamanya melawan Bayern Munich pada 6 Juni 2020 pada usia 17 tahun dan 34 hari, meskipun Youssoufa Moukoko kemudian merebut rekor tersebut (16 tahun dan 28 hari).
Wirtz adalah orang pertama yang mencetak lima gol Bundesliga sebelum berusia 18 tahun dan kembali menjadi pemain termuda yang tampil dalam 50 pertandingan di divisi tersebut, setelah mencapai angka 50 pada usia 18 tahun, tujuh bulan, dan 12 hari.
Sejarah di Piala Dunia
Wirtz sayangnya tidak bisa tampil di Piala Dunia 2022 di Qatar karena cedera ligamen anterior cruciatum (ACL).
Harapan 2026
Target utama juara dunia empat kali ini adalah menghindari “hat-trick” yang tidak diinginkan, yakni tersingkir di babak penyisihan grup untuk ketiga kalinya berturut-turut, meskipun hal itu jauh dari kepastian, mengingat Pantai Gading, Curacao, dan Ekuador pasti sudah tak sabar untuk mengalahkan mereka.
