Shunsuke Nakamura Gabung Timnas Jepang, Jadi Pelatih Spesialis Bola Mati di Piala Dunia 2026

Shunsuke Nakamura kembali ke Timnas Jepang. Kali ini sang legenda membantu pelatih kepala, Hajime Moriyasu, untuk mengasah bola mati Samurai Biru di Piala Dunia 2026.
Shunsuke Nakamura

Resmi kembali ke panggung sepak bola internasional, kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai asisten pelatih Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026.

Kabar tersebut diumumkan oleh Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) pada Kamis malam.

Mantan gelandang yang dikenal luas lewat kemampuan bola mati itu akan bergabung dalam staf pelatih yang dipimpin pelatih kepala, Hajime Moriyasu.

Nakamura merupakan satu di antara spesialis tendangan bebas terbaik pada masanya.

Ia pernah mencetak gol spektakuler lewat tendangan melengkung ke gawang Manchester United di ajang Liga Champions, sebuah momen yang masih dikenang hingga kini.

Dalam pernyataannya, pria berusia 47 tahun itu mengaku sempat mempertimbangkan matang-matang sebelum menerima tawaran tersebut.

“Saya memikirkan dengan serius dampak keterlibatan saya pada tahap penting ini, dengan putaran final Piala Dunia yang sudah semakin dekat,” ujar Nakamura.

“Namun, setelah menerima pesan yang penuh semangat dan dorongan dari Moriyasu, saya memutuskan untuk menerimanya,” lanjutnya.

Karier Nakamura
Legenda sepak bola Jepang, Shunsuke Nakamura

Di Piala Dunia nanti, Jepang tergabung di Grup F bersama Belanda, Tunisia, dan Swedia.

Sepanjang karier internasionalnya, Nakamura mencatatkan 98 penampilan bersama Timnas Jepang dengan torehan 24 gol. Ia juga tampil di dua edisi Piala Dunia, yakni 2006 dan 2010.

Di level klub, Nakamura membela Celtic setelah bergabung dari klub Italia, Reggina, pada 2005. Selama empat musim di Glasgow, ia membantu tim meraih tiga gelar liga Skotlandia.

Setelah pensiun pada 2022, Nakamura melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola sebagai asisten pelatih di Yokohama FC.

Pelatih Lini Serang
Shunsuke Nakamura

Nakamura menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

“Saya bertekad untuk berbagi visi yang sama dengan para pemain Jepang saat mereka bersaing di panggung dunia, dan saya akan melakukan segalanya untuk membantu mereka mencapai tujuan,” kata Nakamura.

Dengan bergabungnya Nakamura, susunan staf pelatih Jepang kini diisi oleh figur-figur berpengalaman yang pernah memperkuat timnas senior.

Saat masih aktif bermain, Nakamura juga dikenal sebagai satu di antara “rival” Park Ji-sung.

JFA berencana memanfaatkan keahliannya sebagai pelatih khusus lini serang, dengan fokus pada situasi bola mati dan tendangan bebas, dua aspek yang menjadi kekuatan utama Nakamura sepanjang kariernya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *