FIFA Gandeng TikTok untuk Siarkan Piala Dunia 2026

FIFA Gandeng TikTok untuk Siarkan Piala Dunia 2026

Zurich – FIFA terus berupaya membawa Piala Dunia 2026 semakin dekat dengan para penggemar di seluruh dunia. Terbaru, FIFA resmi menjalin kerja sama strategis dengan TikTok untuk mendukung penyiaran dan distribusi konten Piala Dunia 2026 secara global.

Dalam rilis resmi FIFA yang diterima media pada Kamis (8/1/2026), TikTok diumumkan sebagai mitra platform digital utama untuk turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Melalui kolaborasi ini, TikTok akan membantu menyiarkan berbagai konten eksklusif Piala Dunia 2026, termasuk cuplikan pertandingan hingga tayangan di balik layar.

FIFA menyatakan kerja sama ini bertujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda, dengan memanfaatkan kekuatan media sosial. Kesuksesan kolaborasi FIFA dan TikTok pada Piala Dunia Wanita 2023 menjadi salah satu alasan utama terjalinnya kemitraan lanjutan ini.

“Tujuan FIFA adalah berbagi kegembiraan Piala Dunia FIFA 2026 dengan sebanyak mungkin penggemar. Kami tidak dapat memikirkan cara yang lebih baik untuk mewujudkan misi tersebut selain menjadikan TikTok sebagai Platform Pilihan Pertama turnamen ini,” ujar Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström.

Peluang Siaran Langsung dan Monetisasi Konten

Dalam kerja sama ini, FIFA juga membuka peluang bagi mitra media resmi Piala Dunia 2026 untuk berkolaborasi melalui TikTok. Bentuk kerja sama tersebut mencakup siaran langsung sebagian pertandingan, unggahan klip terkurasi, serta akses ke konten eksklusif produksi FIFA yang dirancang khusus untuk TikTok.

Selain itu, para broadcaster dan mitra media juga diberikan kesempatan untuk memonetisasi konten melalui iklan premium TikTok, membuka potensi pendapatan baru di ranah digital.

Tak hanya fokus pada siaran, FIFA dan TikTok juga akan membangun program kreator global. Program ini akan memberikan akses khusus kepada kreator dan influencer TikTok terpilih untuk menghadirkan konten menarik, mulai dari liputan konferensi pers, sesi latihan tim, hingga interaksi unik dengan para penggemar.

“Sepak bola mengalami pertumbuhan global yang sangat pesat di TikTok dalam beberapa tahun terakhir. Sebagai Platform Pilihan Pertama FIFA, kami sangat antusias penggemar bisa menikmati Piala Dunia 2026 di luar 90 menit pertandingan, melalui konten eksklusif dan akses yang belum pernah ada sebelumnya,” kata James Stafford, Kepala Konten Global TikTok.

Stafford juga menyoroti dampak bisnis dari konten olahraga di TikTok.

“Sebanyak 42 persen penggemar lebih mungkin menonton pertandingan langsung setelah melihat konten olahraga di TikTok. Kami menjangkau generasi berikutnya dari penggemar sepak bola, terutama audiens muda dan perempuan, dan mengubah antusiasme tersebut menjadi keterlibatan nyata dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ungkapnya.

Piala Dunia 2026 Lebih Besar dan Lebih Lama

Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini menjadi edisi pertama dengan 48 tim peserta, meningkat dari 32 tim pada edisi sebelumnya, sehingga durasi kompetisi pun lebih panjang.

Ajang empat tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Hingga saat ini, tercatat 42 tim telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026, termasuk juara bertahan Argentina, serta kekuatan besar dunia seperti Brasil, Jerman, dan Spanyol.

Dengan kolaborasi FIFA dan TikTok, Piala Dunia 2026 dipastikan tidak hanya menjadi tontonan di lapangan, tetapi juga menghadirkan pengalaman digital yang lebih dekat, interaktif, dan global bagi para penggemar sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *